Identifikasi Modal Sosial Masyarakat Terhadap Restorasi Lahan Pasca Tambang: (Studi Masyarakat Desa Bukit Kijang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah)
Jurnal Society Volume 5 Nomor 1#Juni 2017
PDF (Bahasa Indonesia)

Discipline(s)

Social Sciences

Subjects

Sociology and Political Science, Development

Keywords

Social Capital;
Land Restoration;
Post Mining

View Counter

  • Abstract viewed - 906 times
  • PDF (Bahasa Indonesia) downloaded - 84 times

Search in:

| |

How to Cite

Herdiyanti, H. (2017). Identifikasi Modal Sosial Masyarakat Terhadap Restorasi Lahan Pasca Tambang: (Studi Masyarakat Desa Bukit Kijang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah). Society, 5(1), 13-21. https://doi.org/10.33019/society.v5i1.16
Received 2018-11-21
Published 2017-06-01

Abstract

Modal sosial merupakan salah instrument penting yang sangat memiliki pengaruh terhadap kehidupan masyarakat secara sosial dan ekonomi. Pembangunan ekonomi dasawarsa ini menjadi perhatian yang menarik bagi semua kalangan masyarakat terutama pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Realitas ini berkaitan pada fokus kajian penelitian ini mengenai program restorasi lahan pasca tambang yang sedang berlangsung di Desa Bukit Kijang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sementara itu penelitian ini menggunakan teori dari tokoh James Coleman mengenai konsep modal sosial. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasikan modal sosial dalam kehidupan masyarakat Desa Bukit Kijang terhadap program restorasi lahan pasca tambang yang sedang berlangsung di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya modal sosial yang ada di masyarakat Desa Bukit Kijang. Beberapa indikator modal sosial yang dapat dijabarkan seperti rendahnya partisipasi masyarakat terhadap program restorasi lahan pasca tambang, rendahnya arus informasi seperti tidak berjalannya komunikasi yang efektif di masyarakat Desa Bukit Kijang. Selain itu, rendahnya hubungan sosial yang ada di masyarakat, seperti kurangnya partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan program yang dipelopori oleh Pemerintah Kabupaten Bangka dan Kementrian Lingkungan Hidup serta pihak swasta yang terlibat dengan program tersebut.

DOI : https://doi.org/10.33019/society.v5i1.16
PDF (Bahasa Indonesia)

References

Coleman, James S. 1988. Social Capital in the Creation of Human Capital. American Journal of Sociology, 94: S95-S120. https://doi.org/10.1086/228943

Coleman, James S. 1990. Foundations of Social Theory. Cambridge, Mass: Harvard University Press.

Creswell W. Jhon. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Field, John. 2013. Modal Sosial. Yogyakarta : Kreasi Wacana.

Mawardi, M.J. 2007. Peranan Social Capital Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Komunitas 2, Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam.

Nasrul, Wedy dkk. 2015. Dukungan Modal Sosial dari Kelembagaan Lokal untuk Melindungi Pasar tradisional Gambir. Padang: Universitas Andalas.

Suharto, Edi. 2005. Analisis Kebijakan Publik: Panduan Praktis Mengkaji Masalah Sosial dan Kebijakan Sosial. Bandung: Alfabeta.

Wahyu, Supriyadi Waskito. 2007. Pergeseran Mata Pencaharian Masyarakat Desa. FISIP: UNS.

Copyright (c) 2017 Owned by the Authors, published by Society

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.