The Social Construction of Parents' Sexual Education in Bugis-Makassar Families
Society Volume 8 Issue 1#2020
PDF (English)
PDF (Bahasa Indonesia)

Keywords

Parents;
Sexual Education;
Social Construction

View Counter

  • Abstract viewed - 335 times
  • PDF (English) downloaded - 27 times
  • PDF (Bahasa Indonesia) downloaded - 119 times

Search in:

| |

How to Cite

Awaru, A. O. (2020). The Social Construction of Parents’ Sexual Education in Bugis-Makassar Families. Society, 8(1), 175-190. https://doi.org/10.33019/society.v8i1.170
Received 2020-04-29
Accepted 2020-05-28
Published 2020-06-29

Abstract

False interpretations of sex make sex education less prioritized by parents in educating their children. This condition is considered as the cause of increased child abuse, violence, and sex crimes. This research aims to reveal the social construction of parents’ sexual education Bugis-Makassar families. The research used a qualitative approach with the paradigm of constructivism. The analysis model was conducted through the interpretation and understanding of data collected through interviews and observations. The informants were selected using a purposive sampling technique with the informants' criteria were the parents in Bugis-Makassar families and have children between the ages of 13-25 years old and also live in the city of Makassar. Data verification was conducted through the persistence of observation and triangulation of time. The data obtained were analyzed through three stages, which consist of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed different construction of each parent according to the level of information and experience they had. Construction occurs simultaneously in three stages, which consist of externalization, objectification, and internalization. The most prominent stage is the objectification stage, which then forms four constructions, which consist of 1) sexual education is teaching about genitals; 2) teaching of sexual intercourse procedures; 3) the distinction of male and female roles, and; 4) the process of teaching manners to associate with the opposite gender. In its implementation, the internalization stage is not maximal due to parental experience, false understanding of sex, fear of parents, child misinterpret the information provided, and lack of knowledge about sexual education.

DOI : https://doi.org/10.33019/society.v8i1.170
PDF (English)
PDF (Bahasa Indonesia)

References

Abduh, M., & Wulandari, M. D. (2016). Model Pendidikan Seks Pada Anak Sekolah Dasar Berbasis Teori Perkembangan Anak. Seminar Nasional Pendidikan Berkemajuan dan Menggembirakan (The Progressive & Fun Education Seminar) Ke-1 “Jati Diri LPTK PTM untuk Pendidikan yang Berkemajuan dan Menggembirakan”. Medan, Indonesia: Asosiasi LPTK Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Retrieved from http://hdl.handle.net/11617/7832

Alang, S. (2005). Etika Seksual dalam Lontara: Telaah Pergumulan Nilai-Nilai Islam dengan Budaya Lokal (Cet. II ed.). Makassar, Indonesia: Coraq Press.

Ambarwati, R. (2013). Peran Ibu Dalam Penerapan Pendidikan Seksualitas Pada Anak Usia Pra Sekolah (Di TK SBI Kroyo, Karangmalang, Sragen). Konferensi Nasional PPNI Jawa Tengah “Closing The Gap: Millenium Development Goals and Increase Quality of Practice Nurses”. Semarang, Indonesia: Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah. Retrieved from http://103.97.100.145/index.php/psn12012010/article/view/875

Astiwi, A., & Awaru, A. O. T. (2018). Pengaruh Pengetahuan Orangtua Terhadap Penerapan Pendidikan Seks Dalam Keluarga Di Kelurahan Tamarunang Kecamatan Mariso Kota Makassar. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 5(3), 55–58. Retrieved from https://ojs.unm.ac.id/sosialisasi/article/view/12378/7294

Awaru, A. O. T. (2019). Rekonstruksi Pendidikan Seksual Pada Orangtua di Kota Makassar. Universitas Negeri Makassar.

Awaru, A. O. T., Idris, R., & Agustang, A. (2018). Sexual Education at High School Sinjai East. Proceedings of the 1st International Conference on Social Sciences (ICSS 2018), 944–947. Paris, France: Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/icss-18.2018.196

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1990). Tafsir Sosial Atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan (terj. H. Basri). Jakarta: LP3ES.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1991). The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. London, United Kingdom: Penguin Book Ltd.

Bungin, B. (2005). Pornomedia: sosiologi media, konstruksi sosial teknologi telematika & perayaan seks di media massa. Jakarta: Kencana.

Dianawati, A. (2003). Pendidikan seks untuk remaja. Jakarta: Kawan Pustaka.

Fitriana, N. G. (2012). Hubungan pengetahuan dan sikap tentang seks pranikah dengan perilaku seksual pada siswa SMK XX Semarang. Jurnal Komunikasi Kesehatan Edisi 4, 3(1), 1-13. Retrieved form http://e-journal.akbid-purworejo.ac.id/index.php/jkk4/article/view/30

Foucault, M. (2000). Seks dan Kekuasaan (terj. S.H Rahayu). Jakarta: Gramedia.

Guba, E. G., Lincoln, Y. S., & Denzin, N. K. (1994). Competing Paradigms in Qualitative Research. Handbook of Qualitative Research. Thousand Oaks, California: Sage Publications.

Hadrawi, M., Rachman, A. J., & Agus, N. (2008). Assikalaibineng: kitab persetubuhan Bugis. Makassar: Ininnawa.

Harris, R. J., & Scott, C. L. (2002). Effects of Sex in the Media. In J. Bryant, D. Zillmann, & M. B. Oliver (Eds.), Media Effects: Advances in Theory and Research (2nd Edition, pp. 307–331). Abingdon, United Kingdom: Taylor & Francis. https://doi.org/10.4324/9781410602428

Helmi, A. F., & Paramastri, I. (2015). Efektivitas pendidikan seksual dini dalam meningkatkan pengetahuan perilaku seksual sehat. Jurnal Psikologi, 25(2), 25-34. Retrieved from https://dev.jurnal.ugm.ac.id/jpsi/article/view/7502

Madani, Y. (2003). Pendidikan seks untuk anak dalam Islam: panduan bagi orang tua, guru, ulama, dan kalangan lainnya. Jakarta: Pustaka Zahra.

Mashudi, E. A. (2015). Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Melalui Pengajaran Personal Safety Skills. Metodik Didaktik: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 9(2), 60-71. Retrieved from http://jurnal.upi.edu/md/view/3490/Pencegahan%20Kekerasan%20Seksual%20Pada%20Anak%20Melalui%20Pengajaran%20Personal%20Safety%20Skills

Mertia, E. N., Hidayat, T., & Yuliadi, I. (2011). Hubungan antara Pengetahuan Seksualitas dan Kualitas Komunikasi Orangtua dan Anak dengan Perilaku Seks Bebas pada Remaja Siswa-Siswi Man Gondangrejo Karangnyar. WACANA, 3(2), 109-136. Retrieved from http://jurnalwacana.psikologi.fk.uns.ac.id/index.php/wacana/article/view/40

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks, California: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif (Ed. 33). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ngangi, C. R. (2011). Konstruksi sosial dalam realitas sosial. Agri-Sosioekonomi, 7(2), 1-4. https://doi.org/10.35791/agrsosek.7.2.2011.85

Nurhidayah, I., & Agustang, A. (2018). Pendidikan Seks Bagi Anak Remaja (Studi Pada Orangtua Berpendidikan Menengah Di Kelurahan Karuwisi Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 5(1), 62–67. Retrieved from https://ojs.unm.ac.id/sosialisasi/article/view/12203/7209

Nyarko, K., Adentwi, K. I., Asumeng, M., & Ahulu, L. D. (2014). Parental attitude towards sex education at the lower primary in Ghana. International Journal of Elementary Education, 3(2), 21-29. https://doi.org/10.11648/j.ijeedu.20140302.11

Poloma, M. (2007). Margaret, Sosiologi Kontemporer (terj. Yasogama). Yogyakarta: Raja Grafindo Persada.

Putri, S. E., Natuna, D. A., & Achmad, S. S. (2015). Pendidikan Seks dalam Keluarga Menurut Pandangan remaja. 7th International Seminar on Regional Education “Educational Community and Cultural Diversity”, 486–495. Riau, Indonesia: Universitas Riau, Universiti Kebangsaan Malaysia. Retrieved from https://isre.prosiding.unri.ac.id/index.php/ISRE/article/view/3066

Rahim, A. R. (2011). Nilai-nilai utama kebudayaan Bugis. Yogyakarta: Ombak.

Rahman, A. (2014). Seksualitas Dan Kearifan Dalam Budaya Bugis. Walasuji: Jurnal Sejarah dan Budaya, 5(1), 47-59.

Rosyid, M. (2007). Pendidikan Seks, Mengubah Seks Abnormal Menuju Seks yang Lebih Bermoral. Semarang: Syiar Media Publishing.

Sa'abah, M. U., & Malian, S. (2001). Perilaku seks menyimpang dan seksualitas kontemporer umat Islam. Yogyakarta: UII Press.

Safita, R. (2013). Peranan orang tua dalam memberikan pendidikan seksual pada anak. EDU-BIO: Jurnal Pendidikan Biologi, 4(1), 32-40.

Sarlito, W. S. (2012). Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sarwono, S. W. (2010). Psikologi Remaja (Revisi). Jakarta: Rajawali.

Satria, E. D., & Elsera, M. (2017). Tinjauan Sosiologis Penyebab Terjadinya Pelecehan Seksual terhadap Anak dibawah Umur oleh Remaja (Skripsi). Universitas Maritim Raja Ali Haji. Retrieved from http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/gravity_forms/1-ec61c9cb232a03a96d0947c6478e525e/2017/02/JURNAL11.pdf

Septiawan, M. H., Pitoewas, B., & Yanzi, H. (2014). Pengaruh Pendidikan Seks Dalam Keluarga Terhadap Perkembangan Moral Anak. Jurnal Kultur Demokrasi 2(8). Retrieved from http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/JKD/article/view/5967

Siahaan, B. A. (2015). Representasi Seksualitas Dalam Situs Jejaring Sosial Camfrog (Studi Semiotika Representasi Unsur-Unsur Seksualitas dalam situs jejaring sosial camfrog) (Skripsi). Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya. Retrieved from https://eprints.stikosa-aws.ac.id/180/

Sifa, A. L. (2019). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seks Remaja (Studi Kasus Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Salatiga) Tahun 2019 (Skripsi). Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Retrieved from http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/6145/

Simon, L., & Daneback, K. (2013). Adolescents’ use of the internet for sex education: A thematic and critical review of the literature. International Journal of Sexual Health, 25(4), 305-319. https://doi.org/10.1080/19317611.2013.823899

Sulaiman, A. (2016). MEMAHAMI TEORI KONSTRUKSI SOSIAL PETER L. BERGER. Society, 4(1), 15-22. https://doi.org/10.33019/society.v4i1.32

Sulandjari, R. (2017). Literasi Media Sebagai Pengantisipasi Pelecehan Seksual Pada Anak dan Remaja (Studi Kasus di Kelurahan Pudakpayung Kecamatan Banyumanik Kotamadia Semarang). Majalah Ilmiah Inspiratif, 2(3). Retrieved from http://jurnal.unpand.ac.id/index.php/INSPI/article/view/634

Ulfiah, U. (2016). Psikologi Keluarga: Pemahaman Hakikat Keluarga dan Penanganan Problematika Rumah Tangga. Bogor: Ghalia Indonesia.

Copyright (c) 2020 Owned by the Author(s), published by Society

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.