Institusionalisasi Kesejahteraan Komunal: (Studi Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumberdaya Kepemilikan Bersama Di Desa Kemuja Kabupaten Bangka)
PDF (Bahasa Indonesia)

Discipline(s)

Social Sciences

Subjects

Sociology and Political Science, Development

Keywords

Institutionalization;
Welfare;
Local Wisdom

View Counter

  • Abstract viewed - 163 times
  • PDF (Bahasa Indonesia) downloaded - 72 times

Search in:

| |

How to Cite

Anshori, M. (2017). Institusionalisasi Kesejahteraan Komunal: (Studi Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumberdaya Kepemilikan Bersama Di Desa Kemuja Kabupaten Bangka). Society, 5(2), 59-83. https://doi.org/10.33019/society.v5i2.55
Received 2018-11-26
Published 2017-12-01

Abstract

Berfokus pada pengelolaan sumberdaya kepemilikan bersama melalui Lembaga Karet Desa yang berlokus di Desa Kemuja Kabupaten Bangka, tulisan ini hendak menyoroti bagaimana kesejahteraan sebagai produk hilir dari pengelolaan sumberdaya diberi makna secara institusional oleh masyarakat komunal. Institusionalisasi kesejahteraan ala Masyarakat komunal Kemuja menyajikan warna yang unik dan khas yang diturunkan dari nilai-nilai lokalitas yakni kearifan lokal. Oleh karena itu, artikel ini hendak menjawab pertanyaan bagaimana proses institusionalisasi kesejahteraan yang berbasis kearifan lokal dipraktikkan oleh masyarakat Kemuja dalam rangka pecapain kesejahteraan bersama.

Menjawab persoalan diatas, artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini dipilih karena mempertimbangkan aspek kehandalanya dalam menguak dan menginterpretasikan secara lebih mendalam tentang makna terdalam dari berbagai informasi mengenai pengelolaan sumberdaya bersama. Data diperoleh melalui informasi, narasi dan pernyataan langsung dari berbagai infroman serta dari berbagai naskah peraturan dan profil masyarakat desa.

Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa inisiasi pelembagaan pengelolaan sumberdaya kepemilikan bersama berangkat dari rasa kegelisahan dan kecemasan atas kondisi perekonomian dan keagamaan masyarakat. Atas dasar pertimbangan dan kebutuhan tersebut muncul berbagai kreatifitas berbalut kearifan lokal (mekanisme, nilai dan institusi) dalam pengelolaan sumberdaya. Dalam persoalan ekonomi komunal, masyarakat Kemuja menginisiasi berdirinya Lembaga Karet Desa (LKD). Dalam persoalan pendidikan keagamaan mereka mendirikan Pondok Pesantren, dan dalam persoalan sosial-keagamaan mereka mendirikan Masjid. Tiga tungku kelembagaan ini menjadi sumber inti dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Desa Kemuja.

DOI : https://doi.org/10.33019/society.v5i2.55
PDF (Bahasa Indonesia)

References

Franz & Keebet von Benda-Beckmann. Jaminan Sosial, Sumber Daya Alam dan Kompleksitas hukum; dalam Sumber Daya Alam dan Jaminan Sosial. Ed. Franz von Benda-Beckmann at al. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. 2001.

Hudayana, Bambang dan AA GN Ari Dwipayana. Modul Bahan-Bahan Kuliah Manajemen Hak-Hak dan Kelembagaan Masyarakat Adat. UGM: Yogyakarta.

Malik, Ichsan et al. Buku Sumber Menyeimbangkan Kekuatan: Pilihan Strategi Menyelesaikan Konflik Atas Sumber Daya Alam. Yones K. Pellokila (Ed). Yayasan Kemala: Jakarta. 2003.

Mandatory. Politik Kesejahteraan di Tanah Republik. IRE: Yogyakarta. Edisi 3/Tahun3/2007.

Masri Singarimbun dan Sofian Effendi. Metode Penelitian Survey. ed. Revisi. LP3ES: Jakarta. 1986.

Ostrom, Elinor. Governing The Commons, The evolution of institutions for collective action. Cambridge University Press: USA. 1990. https://doi.org/10.1017/CBO9780511807763

Ostrom, Elinor, et al. Rules, Games, and Common-Pool Resources. The University of Michigan Press: USA. 1994. https://doi.org/10.3998/mpub.9739

Pratikno. Manajemen Jaringan dalam Perspektif Strukturasi, Jurnal Administrasi Kebijakan Publik, Volume 12, Nomor 1 (Mei 2008), hal 7, Yogyakarta: MAP UGM. 2007.

Pratikno, et al. Penyusunan Konsep perumusan Pengembangan Kebijakan Pelestarian Nilai-Nilai Kemasyarakatan (Social Capital) untuk Integrasi Sosial. FISIPOL UGM: Yogyakarta.

Ruwiatuti, Maria Rita et al. Penghancuran Hak Masyarakat Adat Atas Tanah: Sistem Penguasaan Tanah, Sengketa Dan Politik Hukum Agraria, Konsorsium Pembaruan Agraria, INPI-Pact: Bandung. 1997.

Salim, Agus. Teori & Paradigma Penelitian Sosial, Buku Sumber Untuk Penelitian Kualitatif. Ed. Kedua. Tiara Wacana: Yogyakarta. 2006.

Sarasehan Masyarakat Adat Nusantara. Menggugat Posisi Masyarakat Adat terhadap Negara. AMAN dan LSPP: Jakarta. 1999.

Surakhmad, Winarno. Dasar-Dasar Teknik Research. Transito: Bandung. 1970.

Syafa’at, Rachmad et al. Negara, Masyarakat Adat Dan Kearifan Lokal. In-TRANS: Malang Jawa Timur. 2008.

Syam, Nur. Mazhab-Madzhab Antropologi, LKiS: Yogyakarta. 2007.

Zulkifli. Kontinuitas Islam Tradisional di Bangka. Shiddiq Press: Bangka. 2007.

______. Islamisasi Di Bangka. Seminar Nasional di Bangka Belitung. 19 Agustus 2009.

Draf Peraturan dan Risalah

AD/ART dan Peraturan Khusus Lembaga Kesejahteraan Desa. Kemuja Kabupaten Bangka. 1996.

LKD. Sejarah Lembaga Kesejahteraan Desa (LKD). Kemuja Bangka. 1990.

Rekapitulasi Keuangan YLKD Tahun 2003-2008.

Profil Desa Kemuja Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Tahun 2008.

Situs-situs Internet

Economic Sciences Prize Committee of the Royal Swedish Academy of Sciences, Economic Governance, Kungl. Vetenskaps-Academien, Stockholm: Sweden, 12 oktober 2009. (www.google.com)

Elinor Ostrom. Coping with Tragedies of the Commons. Workshop in Political Theory and Policy Analysis; Center for the Study of Institutions, Population, and Environmental Change, Indiana University, Bloomington. 1999. (http://arjournals.annualreviews.org/doi/abs/10.1146/annurev.polisci.2.1.493)

Joanna Burger dan Michael Gochfeld, The Tragedy of the Commons: 30 Years Later, Dec 1998; 40, 10; Alt-Press Watch (APW). (http://www.astepback.com/GEP/Tragedy%20of%20the%20Commons%20at%2030%20yrs.pdf) https://doi.org/10.1080/00139159809605104

Profil Daerah Kepulauan Bangka.

<http://www.bangka.go.id/content.php?id_content=Asal_Mula>

Suadi, Masyarakat dan Sumberdaya Kepemilikan Bersama. (http://suadi.staff.ugm.ac.id/)

Sukasmanto. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Adat, Modul Pemberdayaan Masyarakat Adat, IRE, Yogyakarta. (http://www.ireyogya.org/adat/modul_pemberdayaan_ekonm.htm)

Tomas M. Koontz dalam An introduction to the institutional analysis and development (IAD) framework for forest manajement research. (http://www.forestry.ubc.ca/fnconditions/_documents/TomkoontzPaper.pdf)

Copyright (c) 2017 Owned by the Authors, published by Society

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.